Bismillahhirrahman Nirrahiim
Segala puji bagi ALLAH SWT yang menciptakan manusia dari saripati tanah. Kemudian Allah Menjadikannya setetes air mani yang menetap di tempat yang Tersembunyi. Kemudian Allah SWT menciptakan setetes air mani itu menjadi segumpal darah, lalu menciptakannya segumpal daging, kemudian menciptakannya menjadi tulang yang kemudian membungkusnya dengan daging, kemudian mengutus kepadanya makhluk yang lain (ruh/nyawa). Maha suci Allah, sebagus-bagusnya Dzat Yang menciptkan makhluknya. Allah yang memberikan petunjuk kepada orang yang Allah kehendaki dengan taufiqnya menuju surga tempatnya ni’mat. Dan Allah memeberikan jalan sesat kepada orang yang Allah kehendaki jauh dari kebaikan Dan Allah menempatkan orang itu di neraka jahim.
Aku bersaksi tiada tuhan selain Allah yang maha esa yang tidak bersyarikat, baginya kerajaan yang benar dan terlihat nyata lagi terbukti. Dan aku bersaksi bahwa tuan kita Nabi Muchammad SAW yaitu Hambanya Allah dan utusannya sebagai Nabi yang terpercaya.
(dan sesudahnya) maka berkata yang takut akan hari dikumpulkannya manusia nanti di akhirat, yang paling lemah diantara hambanya Allah dan paling fakirnya mereka, (namanya) yaitu abu ma’syar beliau berkata : sesungguhnya ketika saya melihat dan mengetahui firman Allah ta’ala yang berbunyi:
ﺗﺒﺎﺭﻙ ﺍﻟﺬﻱ ﺟﻌﻞ ﻓﻲ ﺍﻟﺴﻤﺎﺀ ﺑﺮﻭﺟﺎ _ ﺍﻻﻳﺔ .
Artinya: Maha suci Allah Dzat yang menciptakan bintang-bintang di langit.
Maka saya beristikharah (shalat istikharah) mohon petunjuk kepada Allah untuk menjelaskan tentang kelahiranya manusia menurut pada bintang-bintang ini, dan saya bertekad untuk menyusun setiap bintang terbagi tiga, dan terbagi menjadi 12 bait, dan aku gambarkan dengan gambar ramalanku. Dan saya masukan di pendahuluan kitab ini yatu ilmu hisab, dan saya tutup kitab ini dengan hijab lazimah khusus kitab ini. Maka saya berkata: dan hanya kepada Allah lah sebaik-baiknya diterima permohnan ini.
ILMU MENGETAHUI SESUATU YANG AKAN TERJADI PADA SETIAP TAHUN DENGAN MELIHAT KEJADIAN PADA HARI-HARI YANG TUJUH (Hari yang 7 yaitu: Ahad, senin, selasa, rabu, kamis, jum’at dan sabtu)
Jika awal tahun hijriyah jatuh pada hari ahad maka Allah menguasakan sebab kejadian alam pada tahun itu yaitu kapada matahari. Dan ini tanda bahwa penguasa (raja, pemerintah) akan sukses dan sejahtra dan tanda akan timbulnya sebab-sebab kesuksesan di tahun ini,
Comments
Post a Comment